Jelang Yamaha Sunday Race 2018, Sentul (7-8 Apr)

Jelang Yamaha Sunday Race 2018, Sentul (7-8 Apr): Informasi Pendaftaran dan Regulasi, Putaran pertama Yamaha Sunday Race (YSR 2018) siap diselenggarakan di Sirkuit Sentul, Bogor pada 7-8 April 2018. Musim ini memasuki tahun keempat, ada kelas baru yang akan diperlombakan dan pastinya tim Komunitas serta tim Balap sudah menunggu gelaran ini.

Kelas yang diperlombakan :

SUPER Stock | R25 Profesional Rider | R25 Com Pro | R25 Com A | R25 Com B | R25 Com B Beginner | R15 Profesional Rider | AllNew R15 Idemitsu Junior Pro | R15 Com A | R15 Com B.

Untuk regulasi, bisa lihat di informasi Regulasi YSR Seri 1 2018.

Informasi pendaftaran :

Telepon    : 0812 9466 4449 (Wahyudi)

E-Mail       : ysr.registrasi@gmail.com

Event Yamaha Sunday Race 2018 ini didukung oleh, Yamalube, Idemitsu, Suspensi KYB, Pirelli, DID, Motobatt, Busi NGK, IRC Tire, BRT Nissin, Dunlop dan Pertamax Turbo.

Race Program Yamaha Sunday Race seri 1, 2018 :

serial_1366_Race Program YSR Seri 1, 6 April 201891.jpg

 serial_1366_Race Program YSR Seri 1, 7 April 201858.jpg
serial_1366_Race Program YSR Seri 1, 8 April 201879.jpg

Galang Hendra Jalani Tes di Vallelunga dan Sagittario, Pecahkan Rekor Catatan Waktu Terbaik

Rangkaian tes atau pengujian dijalani pebalap kebanggaan tanah air, Galang Hendra Pratama. Demikian dilakukan rider binaan Yamaha Indonesia ini sebelum mengikuti kejuaraan dunia Supersport 300 (WSSP300) yang menjadi bagian dalam putaran superbike (WSBK 2017) di Portimao-Portugal (15-17 September).

Di WSSP300 Portugal, Galang Hendra siap bergabung di tim Motoxracing. Sehubungan tes pertama dilakukan di Sirkuit Autodrome Vallelunga, Roma, Italia (4 September). Dalam hal ini, dilakukan 4 kali sesi latihan di lintasang sepanjang 4,085 km. Petarung muda usia 18 tahun asal Yogyakarta ini sanggup mencatat waktu 1 menit 53,56 detik  dan ini hanya terpaut 0,2 detik saja dari catatan waktu tercepat balap CIV 2016 (1 menit 53,31 detik).

“Saya senang berada di sirkuit Vallelunga ini, saya mampu beradaptasi dengan motor YZF-R3. Kami melakukan berbagai perubahan untuk mendapatkan data. Seluruh tim sangat membantu saya untuk memperoleh hasil terbaik, “terang Galang Hendra yang dikawal langsung Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Adaptasi cepat yang dilakukan Galang Hendra terbukti mendapat pujian dari Direktur Teknik Tim Motoxracing, Vanni Lorenzini. “Kami senang dengan hasil tes ini. Dia cepat dan bagus untuk pertama kalinya di Sirkuit Vallelunga. Setiap kali ada perubahan dia bisa merasakannya dan kami mengerti, ”ujar Vanni Lorenzini.

Makin spesial, ketika Galang memecahkan rekor catatan waktu terbaik saat melakukan tes kedua di trek Sagittario International, Latina, Italia (6 September).  Galang Hendra sukses membukukan torehan waktu 59,37 detik. Itu berlangsung pada sesi keenam. Sebelumnya di angka 59,70 detik dan 59,73 detik. Adapun best-time sebelumnya, yaitu 59,85 detik diukir racer Yamaha, Alfonso Coppola.

Langkah pengujian kedua ini berupaya memaksimalkan posisi berkendara yang diinginkan Galang Hendra. Total melahap menu 47 lap.  “Banyak variasi menu yang kami terapkan dan ubah, diantaranya riding position terbaik saat slow corner, high speed corner maupun dalam momen hard braking. Termasuk setting suspensi, “ujar Sandro, pemilik Tim Motoxracing yang turut mendampingi Galang Hendra.

“Bagi saya, yang utama adalah merasa nyaman dahulu di motor. Pada akhirnya, saya mendapatkannya dan sangat menyenangkan. Saya bisa jadi lebih cepat dengan motor YZF-R3 ini, “timpal Galang Hendra yang memecahkan rekor hingga lebih cepat 0,48 detik dari ukiran pebalap sebelumnya.  Tentu saja, dua kali pengujian ini sangat penting dalam upaya membantu Galang Hendra menemukan gaya balapnya dengan YZF-R3.

Berbagai input atau masukan dikomunikasikan. Kemudian diujicoba dan terus melakukan evaluasi bersama. “Tes ini merupakan modal penting kami, terutama selama akhir pekan balapan nanti, kami tidak memiliki banyak waktu dan ini merupakan langkah mempercepat set-up motor. Berdasarkan hasil yang kita dapat di Sagittario dan Vallelunga, maka seluruh tim percaya diri menatap balap minggu depan di Portimao-Portugal, “ucap Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia (YRI). www.yamaharacingindonesia.co.id

Galang Hendra dan Imanuel Pratna Dimentori Rider Moto2 Luca Marini

Aktifitas spesial yang dilakukan dua pebalap kebanggaan tanah air binaan Yamaha Indonesia, Galang Hendra & Imanuel Pratna dalam edisi kedua dari Yamaha VR46 Master Camp ialah pelatihan skill balap di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia (14 Sept). Sebelumnya Galang dan Imanuel serta keempat pebalap lainnya, yaitu Peerapong Loiboonpeng (Thailand), Soichiro Minamimoto (Jepang), Kasma Daniel Bin Kasmayudin (Malaysia) dan  Apiwat Wongthananon (Thailand  melakukan fisio-gym part 1.

Jadi ini dilakukan sebagai langkah pemanasan dan melenturkan otot sebelum mengikuti latihan balap di Misano. Adapun yang menjadi instruktur ialah Carlo Casabianca yang selama ini juga menangani VR46 Riders Academy. “Fisio-gym ini juga sebagai persiapan untuk mengikuti fisio-gym berikutnya yang mana tahapannya lebih meningkat, “ujar Carlo Casabianca.

Setelah melakukan fisio-gym selama 2 jam (Pukul 10.00-12.00), mereka lanjut beristirahat dan kemudian makan siang di Restoran Osteria da Rossi dan mampir ke kantor Valentino Rossi Official Fans Club. Selanjutnya, pukul 3 sore mereka sudah tiba di Sirkuit Misano yang notabene Minggu lalu (11 Sept) baru menghajat seri ke-13 MotoGP. Yang spesial, keenam rider dari Second Edition of Yamaha VR46 Master Camp ini langsung dimentori pebalap Moto2, Luca Marini yang pastinya murid dan juga adik-tiri dari Valentino Rossi.

Makin spesial, paddock yang dipakai nomor 14-15 yang notabene dipakai Valentino Rossi saat MotoGP putaran Misano, akhir pekan

lalu. Mereka melakukan 4 sesi latihan yang terdiri dari sesi pertama dan kedua yang disebut latihan bebas (Free Practice) selama masing-masing 15 dan 30 menit. Sebelumnya dilakukan berbagai pengarahan oleh Luca Marini. Mulai racing-line, titik pengereman dan lain-lain. Untuk sesi 3 dan 4 ialah kualifikasi selama 30 menit dan race sebanyak 10 laps.

 

rtemagicc-paddock-latihan-di-misano-nomor-14-dan-15-yang-ditempati-tim-rossi-saat-motogp-misano-minggu-lalu

Adapun model race dibuat seperti balap Nascar. Jadi berjejer kebelakang sesuai dengan hasil kualifikasi. Lap pertama masih berurutan, baru kemudian lap ke-2 setelah melalui garis start boleh saling mendahului. Dan ini berlangsung dalam total 11 lap. Sehubungan spesifikasi pacuan Yamaha YZF-R3 atau di Indonesia disebut YZF-R25 yang diaplikasi memang berbeda dari Master Camp pertama saat awal Juli lalu.

 

Saat ini sudah dilakukan perubahan atau penggantian pada footstep, handle bar, knalpot Akrapovic dan ban yang menggunakan Pirelli Supercorsa SC2 serta ECU dan Quick-Shifter by Rapid-Bike. Alhasil, sudah tidak standar lagi hingga catatan waktu mereka lebih cepat sekitar 5 detik dibanding saat Master Camp 1st.

 

Secara logika, penambahan tenaga (Horse Power) membutuhkan kemampuan balap yang berbeda. Patut dipahami, latihan di Misano berlangsung relatif lama dalam kisaran waktu 5 jam. “Dengan latihan lagi di Misano, saya dapat memperkuat mental saya dan memperdalam riding-skil, “tutur Galang Hendra. “Saya lebih banyak belajar racing-line dengan kondisi motor yang lebih baik dari sebelumnya. Saya lebih

bisa cornering lebih dalam lagi, “timpal Imanuel Pratna.

 

Tentu saja, konteks ini juga yang menjadi bukti serius dari skill-up atau peningkatan teknik balap antara Master Camp pertama dan yang kedua. “Saya senang dapat bertemu mereka kembali, mereka sangat bersemangat dan sangat senang dengan perubahan motornya. Saya yakin mereka akan menjadi lebih expert dan skillnya meningkat, “tutur Luca Marini yang di Moto2 mengusung tim Forward Racing.

yamaharacingindonesia.co.id

Promo Kredit Xabre Oktober 2016

Yamaha Xabre  Sepeda Motor merupakan sepeda motor Real Street Fighter dengan desain body futuristik dan memakai Full LED Headlight pada lampu utama. Motor Xabre ini memiliki Panel Speedometer Informatif dengan Model Full Digital dan banana swing arm.

Klik disini price List Promo Kredit Motor Yamaha Xabre

KEUNTUNGAN CREDIT DISINI


1. Proses Mudah & Cepat
2. Diskon Dp dijamin gede banget deh dan Potongan Tenor 2 bulan
3. Angsuran Ringan
4. DP dibayar setelah Motor diterima
5. DP sudah termasuk biaya Administrasi, Asuransi, dll
6. Free Ongkos Kirim se-JADETABEK
7. Pembayaran Angsuran bisa melalui Bank, ATM, KANTOR POS, ALFA MART, INDOMARET, ALFA MIDI, DLL
8. Bonus Service Gratis bisa dipakai di seluruh Dealer Resmi Yamaha
9. Sudah tidak perlu repot-repot dateng ke dealer, dapat diskon maximal, tinggal tunggu aja motor baru parkir di garasi rumah, OK kan


UNTUK PERSYARATAN


:

1. Foto Copy KTP Suami & Istri (KTP Orang tua jika belum menikah)
2. Foto Copy Kartu keluarga
3. Rekening Listrik


KETENTUAN


1. KTP & KK harus JADETABEK (Tidak terima KTP daerah).


JADETABEK

Jakarta – Depok – Tangerang – Bekasi Minat??? …. HUBUNGI :


  • Deny Hardiana
  • 0812-1315-7904 ( CALL/WA )
  • BB : D24F19B8
  • Wa: 0812-1315-7904

Ada banyak sekali fitur yang dimiliki motor sport bertenaga 150cc ini. Selain menawarkan fitur fuel injection yang membuat mesin semakin irit, Yamaha juga menawarkan mesin berteknologi MotoGP yang membuat kinerja Yamaha Xabre semakin bertenaga dan memiliki akselerasi sangat cepat. Tak hanya itu saja, motor ini juga dilengkapi sistem suspensi terbaik, yakni dengan mengadopsi shock UpSide Down berwarna emas yang membuat tampang motor ini terkesan lebih gagah dan tampak semakin sporty.

yamaha xabre

Spesifikasi Yamaha Xabre 150

Mesin 
  • Tipe: 4 langkah berpendingin cair, SOHC
  • Kapasitas Silinder: 150 cc
  • Bore x Stroke: 57 mm x 58,7 mm
  • Rasio kompresi: 10,4 : 1
  • Sistem suplai: Fuel Injection
  • Pendingin: Pendingin Cairan
  • Sistem starter : starter elektrik
  • Kapasitas oli mesin: 1,15 liter (berkala 0,95 liter)
Transmisi
  • Tipe Transmisi : Return 6 Kecepatan
  • Pola Transmisi : 1-N-2-3-4-5-6
  • Kopling: Manual, Basah, Multiplat
Dimensi
  • P x L x T: 1,955  x 795 x 1,065 mm
  • Radius putar maksimum: 2400 mm
  • Jarak sumbu roda: 1,350 mm
  • Jarak terendah ke tanah: 164 mm
  • Ketinggian jok: 790 mm
  • Berat basah: 135 kg
  • Kapasitas tangki: 10,2 liter
Rangka / Suspensi
  • Tipe: Deltabox
  • Suspensi Depn : Upsidedown 37 mm
  • Suspensi Belakang Monoshock with banana swingarm
  • Ban depan: 110/70-17
  • Ban belakang : 130/70-17

Daftar Harga Yamaha Xabre 150

Harga Yamaha Xabre 150 Baru
  • Rp.29.800.000,-
Harga Yamaha Xabre 150 Bekas
  • Rp –

Note

  • Harga Yamaha Xabre 150 di atas merupakan harga OTR jakarta
  • Harga motor Yamaha Xabre yang kami sampaikan dapat berubah sewaktu waktu
  • Harga di atas kemungkinana besar akan bebeda untuk wilayah luar Jakarta

TIM YAMAHA KUASAI KLASEMEN KEJURNAS SPORT 150 & 250 CC, BERIKUT DATA KLASEMEN SEMENTARANYA

PODIUM-JUARA-KEJURNAS-150-CC

Kejurnas IRS 2016 yang notabene keseluruahan serinya berlangsung di Sirkuit Internasional, Sentul, Bogor dan mempertandingkan kelas bergengsi Kejurnas Sport 150 dan 250 cc sudah memasuki putaran ke-3. Sampai dengan seri ke-3 Kejurnas IRS 2016 tersebut, maka rider-rider tim Yamaha terbukti nyata menguasai klasemen sementara.

 

Demikian berdasarkan data valid yang diperoleh dari pihak penyelenggara Indospeed Racing Management. Bahkan untuk kategori Kejurnas Sport 250 cc yang diramaikan 29 petarung, posisi teratas klasemen sementara hingga peringkat ke-17 dikuasai pembesut Yamaha YZF-R15. Duet pebalap tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing, Syahrul Amin dan Willy Hammer memegang pucuk pimpinan dan runner-up klasemen sementara Kejurnas Sport 250 cc.

 

“Target kita memang harus juara nasional diantara mereka. Tidak ada team-order. Mereka dibiarkan bertarung sportif. Jadi ini akan melengkapi gelar juara umum Sport 250 cc pada Sunday Race yang telah berakhir, “ujar Novi Endaryono selaku General Manager tim asal Tulungagung, Jawa Timur yang pastinya didukung mekanik Widya Krida Laksana, akrab disapa Gendut GDT Racing.

 

Di hajatan Sunday Race yang telah digelar 3 seri, Willy Hammer memang menjadi yang terbaik. Pada bagian lain, klasemen Kejurnas Sport 150 cc, maka yang teratas sampai dengan 3 besar dipegang racer-racer Yamaha. Pastinya, mereka mengandalkan kudabesi Yamaha YZF-R15.

 

KEJURNAS 150 CC. Klasemen teratas sampai dengan 3 besar dipegang rider-rider tim Yamaha

Mulai nama Irwan Ardiansyah (Yamaha Yamalube Nissin KYT FDR), Wahyu Aji (SYS HDS Bandrex) dan JR Deden (Yamaha Akai Jaya BAF Sidrap MBKW2). Ini belum termasuk pelaga lain yang masuk dalam deretan sepuluh besar. Seperti Syahrul Amin, Hendriansyah (Yamaha Yamalube Nissin HRP KYT FDR), Fitriansyah Kete (Kheevalindo Waloja IRC KYB KYT NGK) dan Febrianus Balank.

 

Total ada 40 starter yang terdaftar mengikuti Kejurnas Sport 150 cc. Memang kelas Kejurnas Sport 150 cc memiliki jumlah peserta terbanyak. Sehubungan Kejurnas IRS 2016 sendiri tinggal menyisakan 2 putaran lagi. Yaitu tanggal 9 Oktober nanti dan finalnya pada 6 Novermber.

 

 

Standing Point IRS 2016 (Kelas Sport 150 cc) klik Initiates file downloaddisini

Standing Point IRS 2016 (Kelas Sport 250 cc) klik Initiates file downloaddisini

Opens external link in new windowwww.yamaharacingindonesia.co.id  

Rayakan Kemerdekaan RI ke-71, Yamaha R-15 Kejutkan siswa SMK di Bekasi dan Banyumas

Yamaha-sambangi-SMA-dalam-HUT-RI-ke-71

Jakarta – Rabu 17 Agustus 2016, memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia Hari Kemerdekaan yang ke-71. Sudah menjadi tradisi bangsa ini untuk melakukan penghormatan dengan melaksanakan upacara bendera di seluruh negara ini. Tradisi tersebut tetap dijaga oleh penerus bangsa ini, khususnya di lingkungan sekolah.

 

Seperti biasa sekolah mengadakan upacara bendera untuk memperingati HUT Republik Indoneisa. Namun, ada yang berbeda di SMK Karya Guna Bhakti Bekasi dan SMK NU Ma’arif Ajibarang Banyumas. Yamaha R-15 hadir menyambangi kedua SMK tersebut sebagai hadiah yang diberikan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing. Kedua SMK tersebut berhasil menyingkirkan 32 SMK lainnya yang ikut berpartisipasi dalam Kontes Video Blue Core yang dilaksanakan dari bulan Maret hingga Juni 2016. Melalui kontes video inilah SMK diharapkan mampu mengembangkan kreativitas untuk mengeksploitasi teknologi Blue Core.

 

“Kontes video ini secara tidak langsung menjadi ajang pembelajaran bagi siswa SMK, untuk menghasilkan video yang kreatif tentunya butuh suatu konsep yang sesuai dengan tema. Tantangan dari siswa SMK yaitu menghubungkan konsep mereka dengan teknologi Blue Core. Kontes ini juga menjadi ajang kreativitas masing-masing SMK, video yang mereka hasilkan cukup memuaskan dan ada juga yang sudah menggunakan teknologi terkini, misalnya drone. Kami sangat bangga kepada SMK Binaan Yamaha, karena mereka telah memberikan sesuatu yang berbeda, selain mereka berkutat dengan mesin motor ternyata mereka mampu menghasilkan kreativitas yang luar biasa” terang M. Abidin selaku GM After Sales Service & Motor Sport.

 

Unit R-15 yang diberikan kepada kedua SMK tersebut akan digunakan sebagai sarana pembelajaran bagi siswa SMK. Hal ini sejalan dengan komitmen Yamaha untuk selalu melakukan transfer ilmu teknologi terbaru kepada dunia pendidikan di Indonesia. Bukan hanya sekedar teori saja namun dengan adanya donasi unit R-15 ini siswa juga dapat membedah secara langsung unit tersebut.

 

Kepala Sekolah SMK NU Ma’arif Ajibarang, Zaenudin S.Pd., M.Si. menyatakan “Berkat kontes ini siswa merasa terpacu ide – ide kreativitasnya, dan hadiah donasi R-15 sangat berguna untuk kami. Kami berharap Yamaha selalu menyediakan tempat untuk berkompetisi bagi siswa SMK, khususnya SMK Binaan Yamaha seluruh Indonesia.”

YZF-R25 Wilman Hammar Pecahkan Rekor Sentul, Tim Yamaha Borong Podium Sport 250 & 150 cc (Kejurnas IRS)

Setelah sebelumnya, rider Wahyu Aji Trilaksana (SYS HDS Bandrex) memecahkan rekor Sentul di kelas Sport 150 cc dengan YZF-R15 dan mengukir waktu 1 menit 50, 955 detik, kemudian berlanjut di kategori Sport 250 cc. Pebalap Wilman Hammar yang mengusung tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing membuat rekor anyar di race Sport 250 cc, Minggu (14 Agust).

Kejurnas-IRS-2016-kelas-sport-250-cc

 

Adapun torehannya 1 menit 43,776 detik dengan kudabesi YZF-R25. Ini semua berlangsung dalam rangkaian seri ke-3 Kejurnas IRS 2016 di Sirkuit Internasional, Sentul, Bogor. “Target saya memang ingin merebut juara nasional Sport 250 cc. Melengkapi gelar juara umum Sport 250 cc saat Sunday Race, “tukas Wilman Hammar yang finish ke-2 dibelakang rekan se-timnya, Syahrul Amin. Total ada 24 starter yang terlibat di kelas bergengsi ini.

 

Tentu saja, mereka berdua dipastikan menguasai klasemen sementara Sport 250 cc Kejurnas IRS 2016. Untuk posisi ketiganya diraih M Zaki Adil, petarung Yamaha Yamalube Nissin KYT TJM. “Masih banyak potensi riset yang akan kita kembangkan pada R25. Saat ini lebih fokus menyempurnakan kurve pengapian pada rentang RPM 10.00 hingga 13.000. Dibuat lebih maksimal. Juga tenaga masih sekitar 42,5 HP (Horse Power), “ujar Gendut GDT Racing selaku mekanik tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing yang mematok AFR pada 12,5 dan TPS antara70-80 persen.

 

Lebih lanjut, kembali pasukan Yamaha mendominasi kelas Sport 150 cc. Lagi-lagi, Syahrul Amin yang berusia 18 tahun merenggut podium terbaik dan JR Deden (Yamaha Akai Jaya BAF MBKW2) di urutan ketiga. Alhasil, Syahrul sukses memborong podium kemenangan.

 

SANDRI AKBAR (TENGAH). Podium juara R25 Community (Comm Pro & Comm A)

“Saya ucapkan syukur & terima kasih untuk support serta doa dari keluarga, tim & sponsor atas hasil yang saya dapat. Saya bisa mendapatkan double-winner kelas 150 cc & 250 cc. Race 250 cc ini, saya sudah yakin dari hasil warm-up pagi tadi, tetapi masih ada kendala pada saat keluar tikungan motor sedikit sulit dikendalikan sehingga saya mengatur ritme bukaan gas saat keluar tikungan. Dari lap awal mencoba untuk menjauh dari rombongan, di lap pertengahan sampai akhir saya bermain safety apalagi posisi ke-2 teman satu tim. Terima kasih untuk semuanya, “tutur Syahrul Amin..

 

Pada bagian lain, apresiasi yang diberikan pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dengan menyajikan kelas R25 Community, berlanjut dengan apresiasi pada pemisahan hasil juara. Jadi tidak digabung. Terpisah dalam kelas Community Pro & Community A dan satunya lagi Community B. Tentu saja, hal demikian dilakukan agar mereka lebih bersemangat. Pastinya, YIMM punya data menyangkut status masing-masing pebalap berdasar prestasi dan catatan waktu selama mengikuti berbagai balapan di tanah air.

 

“Terimakasih untuk dukungan doa dari keluarga, tim & komunitas Rock hingga saya bisa podium di urutan pertama. Pesaing terberat sebenarnya ada dua, yaitu Renaldi Andriawan & Rahmat Yulianto, Sangat di sayangkan Renaldi di lap awal terjatuh & Rahmat Yulianto performa mesin kurang baik. Bermain apik & aman saja, setiap putaran saya ikuti racing line & yakin bisa dapat hasil yang baik, “beber Sandri Akbar, jawara Community Pro & Community A.

 

Kategori R25 Community sendiri diikuti rekan-rekan dari YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia), ROCK (R25 Owner Community Kaskus) dan YARRCI (Yamaha R25 Riders Club Indonesia).

 

HASIL JUARA KEJURNAS IRS – SENTUL

 

Kejurnas 150 CC

1. Syahrul Amin Jatim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing
2. Awhin Sanjaya Jabar Sidrap MPM Honda KYT Nissin IRC Trijaya
3. JR Deden Sulteng Yamaha Akai Jaya BAF Sidrap MBKW2
     

Kejurnas 250 CC

1. Syahrul Amin Jatim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing
2. Wilman Hammar DKI Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing
3. M. Zaki Adil Jatim Yamaha Yamalube Nissin KYT TJM
     

Com Pro & Com A:

1. Sandri Akbar (ROCK)
2. Rahmat Yulianto (ROCK)
3. Renldi Adriawan (YROI)

 

Com Pro & Com A:

1. Antonius Sutiono (YROI)
2. Sandy Yopan Irawan (YROI)
3. Febri Joeng (YROI)

 

 


AGUNG DIDU BALAP LAGI SETELAH ABSEN 2 TAHUN, SUDAH CATAT 1” 52,172 DETIK (SPORT 150 CC)

Kabar spesial, bahwa rider belia potensial Agung Didu comeback atau kembali balapan. Demikian berlangsung setelah sekitar 2 tahun memilih vakum. Agung yang berusia 13 tahun siap tampil perdana dalam seri ke-3 Kejurnas IRS 2016, kelas Sport 150 cc. Mengusung HDS Yamaha Didu Racing Team dan pastinya diback-up mekanik senior Hawadis dan siap bertarung dengan pacuan Yamaha YZF-R25.

Watermark-Yamaha_content_425x225px-AGUNG-DIDU.-Comeback-setelah-absen-lebih-kurang-2-tahun-_-tarung-di-Sport-150-cc-Kejurnas-IRS-Sentul-Minggu-ini

 

Spesialnya, Agung Didu dapat mengukir catatan waktu 1 menit 52,172 detik saat sesi kualifikasi (QTT) Sport 150 cc pada Sabtu (13 Agust) dan ada di grid ke-9 dari total 31 starter. Ukiran yang patut dipresiasi karena masih dalam proses adaptasi. Baik dalam konteks penyesuaian karakter tenaga motor ataupun lintasan Sentul. Sekali lagi ditegaskan, ini penampilan pertamanya di sentul.

 

Perlu dipahami, nama  Agung Didu begitu populer di kancah road race Indonesia hingga akhir tahun 2014.  Menjadi pebalap potensial binaan Yamaha Indonesia dan terakhir bertarung serta merebut juara umum pemula B dalam gelaran final Yamaha Cup Race 2014 (YCR 2014) di Sirkuit Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Kemudian racer asal Sengkang, Sulsel ini memilih vakum untuk fokus di sekolah pesantren.

 

“Ini pertama kalinya saya menjajal Sirkuit Sentul besar dan latihan dengan R15. Namun saya optimis bisa mendapat hasil yang baik. Target dalam race ini, saya jadikan latihan untuk menambah jam terbang dan mengukur kemampuan saya yang sudah lama tidak balapan lagi,  ”tutur Agung Didu yang memulai balap sejak usian 9 tahun dan setia dikawal kedua orang tuanya.

 

“Dia baru pertama kali balap di Sentul, namun catatan waktunya sudah 1 menit 52.7 detik saat latihan bebas dan disempurnakan 1” 52,172 saat QTT. Tentunya sudah lumayan dan step by step pasti lebih baik karena memang perfoma R15 yang saya siapkan sudah sangat mendukung. Masih proses adaptasi, ”timpal Hawadis yang notabene beberapa motor garapannya menguasai klasemen sementara Kejurnas Sport 150 cc.

 

HASIL KUALIFIKASI SPORT 150CC

Opens external link in new windowwOpens external link in new windowww.yamaharacingindonesia.co.id


Yamaha NMAX dan MX King Raih Penghargaan di ARCA 2016

AKARTA – Fenomena NMAX masih terus berlanjut. Kali ini produk andalan Yamaha ini diganjar penghargaan “Skutik 150cc Terfavorit” dalam ajang Auotocar Reader’s Choice Award 2016 (ARCA 2016) beberapa hari lalu. Penghargaan ini dilengkapi dengan sabetan gelar “Underbone Terfavorit” untuk MX King 150. Keduanya semakin mengukuhkan dominasi di kelas masing-masing.

 

ARCA persembahan Autocar Indonesia (Majalah Autocar dan autocarindonesia.com). Penyebaran kuesioner dilakukan melalui autocarindonesia.com dan pembaca media online Autocar itu yang memilih motor dan juga mobil favorit di setiap kategori. Tahun ini pertama kalinya Autocar Indonesia melakukan voting kategori roda dua.

 

“ARCA merupakan sebuah penghargaan terfavorit dari pembaca di tiap kategori kendaraan yang mengacu pada faktor performa, pengendalian, kenyamanan, teknologi, fitur keamanan, keselamatan, hingga keindahan desain eksterior dan interior. ARCA juga terus mengalami penyempurnaan dan penambahan kategori baru” ujar Octo Budhiarto, Chief Editor Autocar Indonesia.

 

Sejak awal kehadirannya NMAX memang menjadi magnet tersendiri bagi konsumen sepeda motor. Bermodalkan mesin Blue Core 155cc dengan Variable Valve Actuation (VVA), skutik premium ini menjelma menjadi primadona jalanan di tanah air. Terlebih dengan munculnya berbagai komunitas NMAX di Indonesia, menjadi bukti sahih popularitas motor gambot ini.

Penghargaan ini layak disematkan kepada Yamaha atas upaya yang dilakukannya untuk menyajikan produk berkualitas. Ini menjadi penegas bahwa produk Yamaha, terlebih NMAX dan MX King, semakin dipercaya oleh konsumen.

 

“Alhamdulillah, untuk kesekian kalinya Yamaha mendapatkan penghargaan melalui NMAX dan MX King. Terima kasih kepada konsumen Yamaha dan Autocar Indonesia atas penghargaan ARCA 2016 ini.  Terima kasih juga untuk rekan-rekan komunitas, media dan secara khusus pembaca Autocar, atas kepercayaan yang diberikan untuk Yamaha. Sejak awal 2016 penjualan NMAX mengalami pertumbuhan yang sangat positif. Tren ini akan kami jaga. Untuk kelas underbone, MX King juga masih menjadi motor favorit konsumen. Kami akan terus meningkatkan fitur dan kualitas produk-produk kami untuk dapat menjadi kiblat otomotif di Indonesia,” ucap Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

 

Product Knowledge

 

NMAX merupakan global model yang diproduksi Yamaha Indonesia dengan catatan penjualan mencapai 133.360 unit hingga Juli 2016, menurut data AISI. Tidak hanya di Indonesia, demam NMAX juga sedang melanda negara tujuan ekspornya di Eropa. Khususnya di Spanyol, NMAX mencatatkan penjualan tertinggi dibanding negara lain.

 

Yamaha NMAX disukai konsumen karena value for money. Dengan kualitas terbaik, konsumen tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk mendapatkannya. Pengendara akan merasakan performa impresif pada putaran mesin bawah ke tengah dan akselerasi yang bagus untuk stop and go. Lincah, stabil, dan stylish.

 

Segmen entry scooter atau disebut Urban Mobility di negara Eropa, disukai masyarakat sesuai dengan yang ditawarkan NMAX. NMAX mampu menciptakan segmen sendiri yakni Ultimate Sports Matic (Sports Matik Tertinggi). Dengan pertumbuhan penjualan yang semakin kuat, menjadikan NMAX sebagai another backbone pabrikan Yamaha di Indonesia.

 

Sementara itu MX King merupakan moped kelas tertinggi Yamaha yang memiliki roh sport kencang dan lincah. MX King disebut “Raja Jalanan” yang mengusung berbagai keunggulan “King of Style”, “King of Performance”, “King of Technology”, “King of Agility”. Hingga Juli 2016, MX King terjual 32.784 unit. Angka tersebut belum termasuk jumlah ekspor MX King yang mencapai 19.300 unit hingga Juli 2016. Jumlah ekspor MX King menjadikannya produk terlaris ketiga Yamaha Indonesia di pasar luar setelah NMAX dan YZF-R3. Dari Januari hingga Juli 2016, total ekspor MX King 150 sebanyak 19.300 unit, sedangkan NMAX 24.240 unit dan YZF-R3 sebanyak 19.920 unit. Tujuan ekspor utama MX King adalah negara Filipina.

Wahyu Aji Pecahkan Rekor Sport 150 cc & R25 Dominasi Hingga 10 Besar Sport 250 cc (Kejurnas IRS Sentul)

Sebanyak 31 starter terlibat dalam babak kualifkasi kelas Sport 150 cc dalam rangkaian seri ke-3 Kejurnas IRS 2016 di Sirkuit Internasional, Sentul, Bogor, Sabtu (13 Agust). Pada akhirnya, Wahyu Aji Trilaksana, rider tim SYS HDS Bandrex sukses merebut pole-position atau grid terdepan Sport 150 cc. Catatan waktu yang diukir ialah 1 menit 50, 955 detik dan ini memecahkan rekor sebelumnya yang bermain di angka 1 menit 51 detik.

 

“Masih banyak potensi dari pacuan Yamaha R15 yang akan terus kita riset dan kembangkan kedepan. Untuk putaran ke-3 Kejurnas IRS ini memang target saya 1 menit 50 detik dan dapat tercapai dengan berbagai perubahan durasi camshaft dan kompresi, “ujar Hawadis selaku mekanik yang sedang meriset serius kinerja pengapian dengan dukungan aki standar pabrik dan terbukti tidak pernah drop.

 

Patut dipahami, bahwa hanya Wahyu Aji saja yang menorehkan kisaran 1 menit 50 detik tersebut. Selebihnya 1 menit 51 detik kebawah. Seperti JR Deden, pebalap tim Yamaha Akai Jaya BAF Sidrap MBKW2 yang ada di urutan ke-2 dan mengukir best-time 1”51,476 detik. Fakta lain membuktikan bahwa hasil kualifikasi Sport 150 cc dikuasai tim-tim dengan kudabesi YZF-R15.

 

Bahkan berlaku hingga deretan 10 besar. “Mulai dari awal QTT, saya mencoba berpisah dengan rombongan, karena saya yakin dengan performa engine saya. Tikungan R6 & R7 menguntungkan saya karena begitu cocok dengan gaya balap saya, “tukas Wahyu Aji yang memang memegang pimpinan klasemen sementara Sport 150 cc.

 

Pada bagian lain, di kelas bergengsi Kejurnas Sport 250 cc, kembali kudabesi YZF-R25 mendominasi grid start terdepan sampai dengan yang ke-10. So, sudah berlangsung dalam 3 putaran ini. M Dwi Satria (AR1 Abirawa NHK RBRT) menjadi yang tercepat dengan catatan 1” 46, 915 detik, diikuti Willy Hammer (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing) dengan torehan 1” 47, 314 detik.

 

“Saat QTT, kondisi trek basah, tetapi saya putuskan menggunakan ban kering. Memasuki lap-lap awal, saya cek kondisi sirkuit. Kemudian setelah kondisi line kering, saya langsung tekan untuk mendapatkan best-time, “ujar Dwi Satria. Menyangkut catatan waktu tersebut diatas memang tidak lebih tajam dari fakta sebelumnya karena memang kondisi lintasan habis diguyur hujan.

 

RAHMAT-YULIANTO-(KIRI).-Dari-komunitas-ROCK-yang-rebut-grid-terdepan-kelas-R25-Community

Alhasil, para pebalap tetap lebih berhati-hati. Dipastikan pertarungan saat raceday Minggu (14 Agust) akan berlangsung ketat karena dibelakang mereka ada nama-sama seperti Sigit PD (TDR Yamaha FDR NHK Yonk Jaya), lanjut duet Yamaha Yamalube  Nissin KYT TJM, M Zaki dan Nico Julian.

 

Belum lagi menguntit Galang Hendra (Yamaha Racing Indonesia) dan Syahrul Amin (Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin NGK Bahtera Racing). Pada bagian lain, kelas R25 Community yang notabene diramaikan 27 starter, menempatkan Rahmat Yulianto di posisi terdepan dalam momen kualifikasi yang berlangsung selama 20 menit.

 

Racer yang berasal dari komunitas ROCK (R25 Owner Community Kaskus) ini menorehkan waktu 1” 57, 122 detik. Diikuti rekannya, Sandri Akbar di grid kedua dengan ukiran 1” 58, 201 detik. Selain dari ROCK, juga hadir dari komunitas YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia) dan  YARRCI (Yamaha R25 Riders Club Indonesia). Babak kualifikasi R25 Community justru berlangsung dalam kondisi hujan gerimis hingga banyak peserta yang mengganti bannya dengan tipe basah.

 

“Sebenarnya mesin saya mengalami trouble. Kondisi hujan justru menguntungkan bagi saya. Saya berani menunda pengereman dengan lembut dan setting tekanan angin pada ban sangat  tepat. Tikungan R1 hingga R4 menjadi kesukaan saya untuk mengukir waktu  tercepat, “beber Rahmat Yulianto.

 

Opens external link in new windowwww.yamaharacingindonesia.co.id